Wednesday, September 19, 2018

Perbedaan Penting Dokter Ortopedi Spesialis dengan Chricopatic


dr. Lee Woo Guan
Menyebut dr. Lee Woo Guan sulit dipisahkan dari pengalamannya di bidang ortopedi selama 20 tahun. Tidak heran apabila banyak pasien yang mengalami masalah ortopedi maka akan berkonsultasi pada dokter ini. Namun sayangnya, masih banyak orang yang kebingungan membedakan pengobatan chricopatic dengan ortopedi. Berikut ini akan dijelaskan perbedaannya.

Apa Itu Ortopedi?
Untuk bisa menemukan perbedaannya maka Anda harus mengetahui terlebih dulu definisi dari ortopedi itu sendiri. Ortopedi merupakan kajian ilmu untuk bisa menangangi masalah muskouloskeletal. Nantinya muskouloskeletal ini sendiri mencakup masalah tulang, sendi, otot hingga tulang belakang. Lebih mudahnya berfokus pada pasien yang mengalami cedera tulang.

Perlu diketahui bahwa tidak semua orang memiliki kondisi tulang yang normal. Baik itu disebabkan karena faktor keturunan hingga terjadinya sebuah insiden. Apabila kondisi tersebut sudah sampai terjadi maka melakukan konsultasi untuk mendapatkan diagnosa hingga penyembuhan penting dilakukan. Seperti melakukan konsultasi kepada dr. Lee Woo Guan.

Soalnya selama ini masih banyak orang yang menyepelakan masalah tulang atau ortopedi ini. Hal tersebut dapat terlihat dari berbagai masalah tulang yang lebih memilih diselesaikan dengan mengonsumsi obat-obatan kimia. Padahal mengonsumsi obat-obatan kimia ini belum tentu mendapatkan hasil yang diinginkan malah bisa mengakibatkan efek samping yang buruk.

Apa Itu Chricopatic?
Berikutnya yang perlu diketahui adalah definisi dari terapi chricopatic yang mungkin masih asing di telinga banyak orang. Sederhananya chricopatic adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mengembalikan posisi tulang belakang seseorang. Biasanya digunakan oleh mereka yang mengalami masalah pada bagian tulang belakang karena berbagai faktor.

Tidak berhenti hanya sampai di situ saja, terapi ini sendiri seringkali juga digunakan untuk menghilangkan rasa sakit hingga rasa pegal pada tubuh. Terapi ini sendiri dilakukan dengan sangat lembut dan juga memiliki gerakan khusus. Hal tersebut dilakukan untuk memancing kemampuan tubuh dalam menyembuhkan dirinya sendiri tanpa bantuan obat atau faktor luar.

Meski begitu tidak bisa dipungkiri juga bahwa terapi yang satu ini memiliki efek samping tidak seperti berobat ke dokter ortopedi. Efek samping tersebut bisa berupa sakit kepala yang berkepanjangan, tubuh yang letih hingga tubuh yang merasa tidak nyaman setelah melakukan terapi. Bahkan ada sebagian kasus yang hingga mengalami kondisi saraf yang terjepit.

Perbedaan Dokter Spesialis Ortopedi dengan Chricopatic
Terakhir adalah perbedaan antara dokter spesialis ortopedi dengan chricopatic. Perbedaan yang pertama adalah chricopatic tidak masuk ke dalam bagian ilmu ortopedi. Hal tersebut tidak lepas karena tidak adanya pemeriksaan secara lebih detail terlebih dulu kepada pasien. Fakta tersebut membuat chricopatic seringkali juga dimasukan ke dalam pengobatan tradisonal daripada medis.

Dengan mengetahui perbedaan dokter ortopedi dengan penangangan chricopatic maka akan membuat Anda lebih paham. Terutama untuk membuat Anda bisa mengambil keputusan yang tepat dalam memilih pengobatan. Apalagi bagi Anda yang mengalami masalah ortopedi dan sudah berusia dewasa maka penanganan tepat mesti dilakukan.

No comments:

Post a Comment

Up