Friday, November 29, 2019

Atasi Masuk Angin Dengan Tolak Angin

Setiap manusia pasti pernah mengalami yang namanya masuk angin, memang penyakit satu ini tidak pandang bulu, mau orang kaya ataupun yang sederhana pasti pernah mengalaminya. 


Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang terserang masuk angina, mulai dari terlambat makan. Memang padatnya kesibukan bisa menyebabkan lupa makan. Padahal, kebiasaan melewatkan waktu bersantap bisa membuat perut Anda menjadi mudah kembung dan menyimpan banyak gas. Sebagai solusi, Ara DerMarderosian, PhD, pakar di bidang pangan alami di University of the Sciences, Philadelphia, menganjurkan kita untuk membiasakan diri makan teratur agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang lebih berat.

Selain itu masuk angina juga disebabkan oleh kebiasaan kurang tidur. Banyak pekerjaan dan pulang malam bisa membuat waktu beristirahat jadi lebih sedikit. Tak heran bila stamina Anda jadi menurun. Ini terbukti dari studi yang diadakan Carnegie Mellon University. Menurut pernyataan para peneliti yang dimuat di jurnal Archives of Internal Medicine, kekurangan tidur bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh dan kemampuannya melawan virus penyebab penyakit.

Kini, hampir semua gedung perkantoran dan rumah dilengkapi penyejuk udara. Agar dinginnya terasa, ruangan dikondisikan selalu tertutup. Akan tetapi, ini ternyata malah bisa membuat kualitas udara di ruangan memburuk sehingga memengaruhi kesehatan kita. Penelitian yang dilakukan dr. Dan Teculescu di Inggris, Italia, dan Skandinavia menemukan, terlalu lama berada di ruangan ber-AC bisa menimbulkan berbagai keluhan kesehatan. Dari yang berat, seperti infeksi pernapasan, hingga yang ringan, seperti sakit kepala. Kebanyakan responden juga mengeluh sering bersin-bersin karena sensitif terhadap sirkulasi udara yang kurang baik.

Selain itu penyakit masuk angin juga bisa disebabkan karena kebiasaan buruk, seperti sering begadang dan tidur larut malam, pola makan yang tidak teratur sehingga menyebabkan perut mudah kembung, terlalu banyak asupan kafein, dan sering merokok. Tanpa disadari, kebiasaan buruk inilah yang membuat kamu lebih rentan terserang masuk angin.

Cara paling praktis dan pintar mengatasi masuk angin dan gejalanya adalah dengan minum Tolak Angin. Tolak Angin sendiri memiliki beberapa varian seperti Tolak Angin Flu, Tolak Angin Anak, Tolak Angin Bebas Gula, Tolak Angin Tablet, Permen Tolak Angin, Permen Tolak Angin Bebas Gula dan Tolak Angin Care, minyak angin aromatheraphy berbentuk roll on.

Tolak Angin Tablet


Tolak Angin dibuat dari 12 bahan herbal antara lain seperti jahe, daun mint, adas, kayu ules, daun cengkeh dan ditambah dengan madu yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Dengan pemilihan bahan berkualitas dan komposisi yang tepat, menjadikan jamu godokan Tolak Angin mulai dipercaya dan dikonsumsi masyarakat. Sebelas tahun berlalu, pabrik Sido Muncul didirikan di Semarang pada tahun 1951 dan Produk pertamanya adalah Jamu Tolak Angin dalam bentuk serbuk.

Sesuai dengan kemajuan teknologi, Tolak Angin terus dikembangkan hingga pada tahun 1992, diproduksi dalam bentuk cair yang lebih praktis dengan rasa yang enak. Tahun 2002, Sido Muncul melakukan Uji Pra Klinis terhadap produk Tolak Angin antara lain Uji Toksisitas dan Uji Khasiat. Untuk Uji Toksisitas bekerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, hasilnya Tolak Angin aman diminum dalam jangka panjang (sesuai dosis yang dianjurkan). Sedangkan Uji Khasiat bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang hasilnya terbukti Tolak Angin dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

No comments:

Post a Comment

Up